Saturday, 12 March 2022

MANFAAT TIDAK MENGAMBIL SARJANA ATAU DIPLOMA DI PERKULIAHAN & KERUGIAN MENGAMBIL SARJANA ATAU DIPLOMA DI PERKULIAHAN

 Manfaat Tidak Mengambil Sarjana atau Diploma di Perkuliahan dan
Kerugian Mengambil Sarjana atau Diploma di Perkuliahan


Tanggal Pembuatan: 12 Maret 2022 20.52 WIB


Penulis: Muhammad Irfan Budiman
Edit: Muhammad Irfan Budiman


Sumber Konten Blog Berasal: Diary Irfan Psikologi & Kesehatan Mental Anak


Manfaat Tidak Mengambil Sarjana atau Diploma di Perkuliahan
- Memiliki banyak waktu
- Mudah dalam mengembangkan minat, bakat, serta skill
- Memiliki tujuan yang jelas
- Tidak membuat skripsi
- Mudah beristirahat sejenak di mana saja dan kapan saja
- Mudah mencari teman yang satu frekuensi
- Tidak membuang-buang uang karena ingin fokus ke satu tujuan
- Orangtua tetap mendukung anaknya untuk mencapai suatu impian
- Mencari kelas online yang sesuai dengan bakat, minat serta skill anaknya
   sebagai pengganti kuliah
- Mudah pergi keluar rumah dengan tujuan me-refresh otak serta pikiran
- Pusing dengan rencana masa depan anaknya serta pusing dengan tugas-tugas
  yang dibuat sendiri
- Memiliki cita-cita yang jelas
- Memanfaatkan waktu untuk mencari tempat magang yang sesuai dengan
  bakat, minat serta skill anaknya
- Orangtua menginginkan anaknya percaya pada proses
- Tahu & sadar kalau mencari pekerjaan itu sulit
- Sadar kalau sebagian orang yang di-PHK akibat kerjanya tidak benar, tidak
   kuat dalam menggaji karyawan atau ada pihak asing dan aseng yang masuk ke
   suatu pekerjaan dengan dalih pekerjaan di Indonesia masih kekurangan sehingga
   membutuhkan pihak asing dan aseng
- Pekerjaan yang sesuai dengan bakat, minat serta skill merupakan suatu hal yang
  diutamakan, sedangkan perkuliahan merupakan suatu hal yang tidak diutamakan
- Belajar itu bisa di mana saja & kapan saja, tidak harus mengambil Sarjana atau
  Diploma di perkuliahan
- Memikirkan masa depan yang lebih baik serta menyusun rencana dengan
  baik & benar
- Bekerja untuk menghasilkan uang serta menyimpan uang untuk keperluan
  investasi
- Membantu orang-orang yang mengalami kesulitan dalam segi ekonomi serta
  bahan pokok atau membantu orang-orang yang kesulitan dalam mencari tempat
  tinggal yang layak untuk dihuni
- Belajar dari pengalaman kalau kuliah itu sulit, ribet, dan pusing
- Mudah mengatur dan mengelola waktu
- Orangtua sering memprotes anaknya karena keseringan duduk di depan layar
  (baca: komputer atau laptop) karena anaknya sedang bermain game atau
  menonton video di youtube/ TV Streaming
- Memikirkan JHT (Jaminan Hari Tua) untuk mengamankan uang di masa-masa
  pensiun serta memikirkan JHT (Jaminan Hari Tua) yang secara tiba-tiba
  peraturannya diubah oleh pemerintah
- Leluasa dalam menyampaikan kebenaran

Kerugian Mengambil Sarjana atau Diploma di Perkuliahan
- Mudah stres karena harus membagi dua pekerjaan
- Tidak memiliki tujuan yang jelas
- Membuat skripsi untuk kelulusan perkuliahan
- Mengejar target kelulusan perkuliahan
- Sulit mencari teman yang satu frekuensi
- Sulit mencari waktu untuk istrahat sejenak
- Membuang-buang uang karena harus membayar SPP serta gedung kampus
- Mudah dimarahi oleh orangtua karena tidak lulus kuliah
- Mengejar target tinggi seperti anaknya harus mendapatkan gelar Sarjana
  serta mendapatkan ijazah perkuliahan
- Orangtua mengharapkan anaknya bekerja sebagai karyawan atau bekerja di
  kantor ketimbang bekerja di rumah
- Sering meremehkan dengan orang-orang yang hanya mendapatkan ijazah SMA
- Sulit pergi keluar rumah dengan tujuan me-refresh otak serta pikiran
- Pusing dengan tugas-tugas dari dosen
- Orangtua sering menargetkan target tinggi kepada anaknya, seperti anaknya
  harus lulus kuliah, anaknya tidak boleh mengganggur, pertemanan anaknya
  diatur oleh orangtua dengan dalih anaknya bisa lebih baik lagi ke depan, anaknya
  harus mendapatkan ijazah perkuliahan supaya anaknya mudah dalam mencari
  suatu pekerjaan, dan lain sebagainya
- Tidak memiliki cita-cita yang jelas
- Mengejar target untuk mencari tempat magang dengan tujuan tugas kuliah
  semester 4
- Orangtua hanya ingin melihat anaknya bekerja di kantor tanpa melihat
  proses panjang
- Sulit dalam memikirkan masa depan yang lebih baik serta menyusun rencana
  dengan baik & benar
- Banyak peraturan di kampus
- Sulit mengatur serta mengelola waktu
- Adanya ancaman DO (Drop Out) apabila salah satu mahasiswa membela
  kebenaran

Note:
Informasi ini saya dapatkan dari hasil pengalaman saya selama mengikuti perkuliahan serta hasil analisa saya dari teman-teman yang mengalami kesulitan saat mengikuti perkuliahan

No comments:

Post a Comment

PENYEBAB ORANGTUA TERLALU FANATIK (FANS FANATIK) DENGAN PENDIDIKAN

  Penyebab Orangtua Terlalu Fanatik (Fans Fanatik) dengan Pendidikan Penulis:  Muhammad Irfan Budiman Edit:  Muhammad Irfan Budiman Tanggal ...